Pahlawan yang tidak mungkin, menyelamatkan hari Setan Merah
Author : junodian, 03 Jul 2018, 04:12 PM 56

Bravogoal.com - Kemenangan sering terasa lebih manis setelah pertempuran yang sengit. Lebih terbiasa untuk menang di canter, Belgia harus menunggu hingga detik-detik terakhir di putaran 16 besar melawan Jepang di Piala Dunia FIFA 2018 Rusia, sebelum menyelesaikan kemenangan balik yang paling dramatis. Waktu tergoyang oleh serangan ganda Samurai Biru di awal babak kedua, Setan Merah harus menggali lebih dalam daripada yang pernah mereka bayangkan untuk mengatur hasil impian mereka. perempat final melawan Brasil pada hari Jumat.

Menambah drama dari kontes epik, keselamatan Belgia datang dari bentuk tiga pahlawan yang tidak mungkin. Salahnya pada membiarkan Jepang membuka goal pembuka mereka, Jan Vertonghen adalah yang pertama untuk membantu mengangkat semangat timnya dari bawah, mencetak gol dengan sundulan perulangan yang memberi harapan baru bagi Belgia. "Kami mulai takut yang terburuk tetapi kami mendapatkan keberuntungan pada saat yang tepat," katanya pada FIFA.

Tanggapan pelatih Beliga Roberto Martinez terhadap timya yang lebih dari awal yang mengecewakan pada babak kedua mendatangkan Marouane Fellaini dan Nacer Chadli. Pemain Manchester United itu tidak membuang waktu dengan tinggi badannya untuk menampilkan kehebatannya di udara, menemukan bagian belakang gawang dengan sundulan, sama seperti yang dilakukannya empat tahun lalu saat melawan Aljazair. "Ada sedikit dejavu dengan gol tersebut, tetapi reaksi kami sebagai tim menunjukkan bahwa kami berpikir sebagai satu kesatuan."

Sesama sub Chadli juga memainkan perannya dengan sempurna, membawa energi segar ke sayap kiri Belgia sebelum menyelesaikan pertarungan di detik-detik terakhir dengan membulatkan serangan balik. Terluka untuk banyaknya pada musim lalu, salah satu yang terburuk pada karirnya, Chadli yang serba bisa merupakan kejutan dalam pasukan Martinez.

"Secara mental itu sangat sulit," katanya setelah mencetak gol paling penting dalam karirnya. "Saya benar-benar menderita dan itu membuat Piala Dunia saya semakin indah. Saya berpikir sebanyak tentang keluarga seperti tim saya, yang menunjukkan begitu banyak karakter setelah kami mendapatkan gol yang berharga. Saya ingin sekali kembali ke terbaik saya dan semuanya berhasil." 

Thomas Meunier, orang yang memberikan umpan untuk Chadli, telah melihat dalam pelatihan berapa banyak yang harus ditawarkan dua supersubs. "Kami berlatih mengumpan untuk waktu yang lama pada hari sebelum pertandingan dan dia [Fellaini] mempertaruhkan semuanya terhadap itu.

Jangan Lewatkan BERITA BOLA Dan PREDIKSI BOLA

BERIKAN KOMENTAR ANDA