Pelajaran yang didapat Agentina menjelang melawan Prancis
Author : junodian, 30 Jun 2018, 05:13 PM 110

Bravogoal.com - Kekalahan Argentina oleh Nigeria masih membawa mereka ke babak 16 besar di Piala Dunia Rusia 2018 dan memungkinkan mereka untuk menarik beberapa kesimpulan berharga menjelang pertemuan dengan Prancis kedepannya.

Nama-nama hebat menjulang tinggi 
Lionel Messi melakukan hal yang luar biasa lebih dari sekedar mencetak gol saat melawan Nigeria. Serta juga melakukan dengan tendangan bebasnya.

"Dia adalah kaptennya, pemimpin dan contoh untuk kita ikuti," kata Federico Fazio dalam wawancara eksklusif dengan FIFA. "Sangat penting untuk melihat dia dalam penampilan terbaiknya dan mencetak gol. Ini memberikan kepercayaan dan memaksa kita untuk menjadi terbaik yang kita bisa."

Dalam hal itu ada banyak penampilan yang solid di posisi kunci: Marcos Rojo dan Nicolas Otomendi hampir tidak salah menemepatkan kaki di bek; Javier Mascherano membawa keseimbangan yang dibutuhkan pada garis tengah, sementara Ever Banega mengatur tempo dan merupakan ancaman dengan umpannya; dan meskipun dia tidak mencetak gol, Gonzalo Higuain tanpa lelah menciptakan ruang untuk teman satu timnya. 

Mereka semuanya, dalam formasi tulang punggung yang sekarang juga termasuk Franco Armani, juga harus berada pada kondisi terbaiknya melawan Prancis, yang aman memenangkan grup berkat kekuatan individu daripada kekuatan kolektif.

Intensitas dan Soliditas Pertahanan 
Para pemain Argentina dengan cepat mengakui garis pertahan mereka dalam dua pertandingan pembukaan mereka, kekurangan yang muncul meskipun tim menikmati penguasaan lapangan.

Pertahanan empat pemain yang digunakan tim Nigeria menunjukkan tidak ada titik lemah, bagaiamanapun, dan dengan kemampuan didukung oleh debutan Armani di gawang. Satu-satunya saat yang mengeangkan datang ketika La Albiceleste mengejar seorang pemenang dan meninggalkan celah bagi para pemain depan Nigeria yang cepat untuk dieksploitasi.

"Itu bukan hanya untuk pertahanan; seluruh tim berkerja untuk itu," tambah Fazio. "Bahkan leo [Messi] mundur untuk mempertahankan bola terakhir. Itu hanya akan membuat tim lebih kuat dan membantunya tumbuh."

Pertahanan akan menjadi aspek penting dari pertempuan dengan Prancis, tim ini dipenuhi dengan bakat kreatif dan menyerangnya. Mungkin tantangan terbesar yang dihadapi La Albiceleste di Kazan adalah untuk mencapai tingkat intensitas dan fokus yang diperlukan untuk mempertahankannya.

Jangan Lewatkan BERITA BOLA Dan PREDIKSI BOLA

BERIKAN KOMENTAR ANDA